Kala itu tahun pertama pertama Kaisar Kelabu. Negeri Antah Berantah sedang dilanda kekacauan. Pemerintahan Kaisar terdahulu, yakni Kaisar Kuning yang mangkat lima bulan sebelumnya, yang penuh dengan kedamaian dan kemakmuran seolah-olah tidak pernah terjadi. Dengan tiba-tiba rakyat mengalami kekurangan pangan, sandang, dan papan. Perang saudara berkecamuk, perebutan wilayah terjadi di seluruh negeri.
Di tengah-tengah situasi seperti ini, muncullah beberapa pejuang yang dengan tekad dan upaya tak kunjung padam untuk terus mempertahankan keberadaan mereka di Antah Berantah, negeri yang asing bagi mereka yang datang dari tanah selatan. Don Quijote, yang bergelar resmi El ingenioso hidalgo Don Quijote de la Mancha, dan pembantu setianya, Sancho Panza pergi untuk menaklukkan wilayah tengah, yang dikuasai oleh para raksasa. Mereka datang, dan menaklukkan wilayah itu, dan menamainya Hamamatsu. Kala itu awal bulan ke-5 sejak kedatangan mereka ke negeri yang dilanda kekacauan ini.
Sementara itu D’Artagnan — yang setelah meninggalkan Athos, Porthos, dan Aramis — pergi ke arah Barat, dan menaklukkan Istana Osaka. Peristiwa ini terjadi satu bulan setelah Don Quijote dan Sancho Panza menaklukkan wilayah tengah. Kala itu bulan ke-10 sejak tibanya D’Artagnan di Antah Berantah.
Kisah perjalanan The Three Musketeers, sebagaimana dicatat dalam Kitab Sejarah Sukashibe, penuh dengan intrik dan perjuangan yang alot. Di antara ketiga tokoh ini, Aramis-lah yang harus berjuang mati-matian mempertahankan keberadaannya di negeri Antah Berantah. Tidak lama setelah Athos dan Porthos memperoleh upah atas perjuangan mereka merebut wilayah yang dikuasai oleh Tirani setempat, Aramis pun memperoleh wilayah yang berada di Jembatan Timur. Penduduk setempat menamakan wilayah itu Honjo Azumabashi. Akan tetapi, kekuasaan Aramis tidak menancap kuat di sana. Rakyat di wilayah itu, bersama dengan sang Tiran melakukan gerakan bawah tanah untuk mengusir Aramis dari wilayah mereka. Aramis sadar akan hal itu, tetapi karena sudah tidak ada tenaga untuk melawan lagi, terpaksalah ia mundur teratur. Aramis kehilangan wilayah kekuasaannya dalam waktu singkat….. dan juga untuk waktu yang singkat.
Tidak lama setelah Aramis meninggalkan wilayah yang memberontak terhadap dia, tuan tanah di wilayah Sungai Edo mengundang dia untuk datang, dan menjadikan Aramis jendral dari pasukan militernya. Hal yang cukup mengejutkan, tuan tanah itu bekerja sama dengan pembesar yang datang dari negeri jauh, di mana sebuah menara, yang dibangun dengan meniru konstruksi tulang paha manusia, berdiri kokoh selama lebih dari seratus tahun. Aramis kini bisa merasa aman, dan eksistensinya di negeri Antah Berantah ini bisa dipertahankan.
Athos, yang memperoleh posisi di wilayah Sungai nan deras, mulai mengalami bencana banjir yang meresahkan. Tanah di wilayah sungai ini meskipun subur, sering mengalami gagal panen karena bencana banjir yang kadang tak terelakkan. Athos pun mulai mengarahkan pandangannya ke utara, untuk mencari Aurora…..
Kitab Sejarah Sukashibe ini akan terus mencatat kisah perjuangan para pahlawan dari tanah selatan di Negeri Antah Berantah. Kitab Negara Kertagama, Kitab Undang-undang Hukum Pidana, Kitab Undang-undang Hukum Perdata, ataupun kitab-kitab sejarah atau kitab apa pun yang tidak ada hubungannya belum pernah melakukan hal yang sama.
Sekian catatan saya.
Sejarawan Sam Po Kong (dibantu oleh Shampoo Pantene)

selamat ya wil….thank god udah safe jg akhirnya.
btw jo, si ria jadi apa dunk?
kalo iwan sampe liat foto si sancho, ngambek loh wan
By: adidotz on April 28, 2009
at 9:24 pm
Hm… belom nemu tokoh yang ceritanya cocok dng si Ria. Nanti dipikirkan dulu. Kalau disambungin dng Mu Lan cocok ga ya? hohoho
By: idjoe on April 28, 2009
at 9:53 pm
yoi keren2
ahahha
mulan yah.. boleh2..
tp yg versi ndutan WAKAKKAKAKAK
By: choidebu on April 29, 2009
at 10:58 pm
gak ngerti…
By: leocakep on April 29, 2009
at 11:41 pm
Kamus Singkat:
Don Quijote – adidotz
Sancho Panza – iwanbudi
D’Artagnan – choidebu
Athos – idjoe
Porthos – redliong13
Aramis – shunchan
Mu Lan – rialam
Untuk mengerti latar belakang pemilihan julukan di atas, silakan research mengenai tokoh-tokoh yang disebut. Satu alasan utama adalah: Siapa kumpul dengan siapa… hehehe
Negeri Antah Berantah – You Know Where
Kaisar Kelabu / Kuning – You Know What
Sungai Edo – Edogawa
Sungai Deras – Arakawa
Tanah Selatan – Where We Belong
Baca bagian pertama untuk menghayati epik perjuangan para pejuang dari Tanah Selatan yang tak kenal lelah ini.
By: idjoe on April 30, 2009
at 7:56 pm
gue kenalnya sama atheros, ralink, zydas doank nih…
:hammer:
By: leocakep on April 30, 2009
at 8:06 pm
Tau Gackt ga?
Menurut kalian dia gimana?
By: Then Mollissa on May 22, 2009
at 7:29 pm
Gackt tau. dia bentar lagi mau dibikinin nendoroid nya. hehehe….g sih ga suka. secara g cowo. kalo mau di pacarin sih susah. hehehe. lagu juga ga bener2 tau dan ga tertarik sementara ini. hehehe
By: adidotz on May 23, 2009
at 9:50 am