Posted by: adidotz | March 29, 2008

Teriakan hati seorang teman

Hari-hari akan segera berakhir bagi ku di kelas pojok sebuah lab yang nyaris tak tergubris oleh hiruk pikuk dunia luar kampus tercinta.

Entah kenapa, hatiku terasa perih.

Sedih, seperti diiris pisau tumpul.

Sakit, seperti saat dipukul iseng oleh a*i.

Nyeri, seperti saat tulang belikatku ditekan dengan sikut oleh (lagi-lagi) a*i.

Pilu, saat kata-kata manis terucap oleh i**n, e**n, l*o, dan teman-teman lainnya.

Apa salah ku? Kenapa begitu?

Kutanya pada ibuku, beliau pun diam membisu.

Kutanya b*yu, dia pun ikut mengiris hatiku.

Kutanya ra***nd saudaraku, di (lebih-lebih/juga) mengacuhkanku.

Kutanya r***y mantan teman (gay) ku, dia malah ingin menciumku.

Ada apa? kenapa?

Saat ku beranjak pulang, aku selalu menyampaikan kata-kata terbaik ku “Guys, duluan ya”, atau “Mina, duluan ya”, atau “Sori, g duluan, biasa orang sibuk….etc.”….

Mereka selalu tersenyum, mengantar kepergianku dengan lambaian tangan (mengusir) yang manis, atau balasan kata-kata (pedas).

Ada apa ini? adakah sesuatu yang kulakukan salah? Bukankah mereka selalu tersenyum? Bukankah mereka sangat memerlukan kehadiranku? Bukankah aku selalu menceriakan suasana kelas?

Temanku h***o pun sering berkata, “awalnya g kira cuma g doank yang sayang (baca:benci) sama bel**nd, ternyata yang lain juga”.
Inikah nasibku, menjadi seorang bel**nd?

mengenang seorang teman, bel**nd, yang selalu membuat teman2nya ingin menyayangi (baca:mensiksa) dirinya.


Responses

  1. eswete ^^;

  2. yah pokonya jangan sampe mati lah orangnya…

  3. … mon, gw salut sama loe.. sebagai seorang puitis, karya loe kena banget sama kepribadian loe.

    … tapi gw jd ‘kangaehajimeta’.. ternyata sisi narsis loe kuat juga yah, huehehehe..

    tapi tenang mon, kalo adi ato yg laen sampe nyiksa loe.. gw bantuin.. tabur garem ke luka2nya. biar cepet sembuh. bae kan gw?

  4. Masih jerit kan, belum diem selamanya kan?
    Kalo mengganggu tu jeritan gw bisa diemin selamanya kok, gw lakuin gratis mengingat kita kan temen.

  5. wan inget wan, jangan sampe mati…

  6. saya yang disebut bel**nd, dengan ini merasa senang sekali melihat kepedulian teman2 yang selalu mengamati, mencontoh, merespon dan membicarakan saya di setiap kesempatan yang tercipta secara sengaja maupun tak disengaja. Saya merasa menjadi pusat perhatian yang akhirnya membuat temen2 dapat dengan mulusnya dan lucunya mengeluarkan ide2 kreativitas dalam mengarang cerita, membuat cerita2 humor nan kreatif untuk menyiksa seseorang, bahkan menambahkan komentar2 yang memotivasi orang lain supaya lebih kreatif lagi. Sebagai insan seni, saya sangat menghargai ide2 kreatif dan imajinatif yang bisa lahir dan terbaca serta memberi kesan sayang atau perhatian kepada saya yang disebut dengan bel**nd. Terima kasih.

  7. tolong kakak2,bapak2,ibu2, makhluk hina ga tahu diri yang bernama berumon ini dibuang ke tong sampah secepat mungkin.
    Ato gak kalo bisa direcycle masukin ke recycle bin aja biar jadi makhluk yang lebih berguna.
    Fujiyuu na karada no hito, toku ni toshi wo totta hito, kono kachiku wa kiken nanode ki wo tsukete kudasai.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: