Posted by: adidotz | April 15, 2008

Belmond’s Adventure – 「ベルモンの冒険」CHAPTER1

Kyou ha…..[JAPANESE MODE:OFF]…hari ini benar-benar hari yang menegangkan. Mau tahu alasannya? Kita sambut (baca:sambit) Belmond !!!!!

*PERHATIAN: Segenap cerita di bawah ini berdasarkan kisah nyata dan tidak dibumbu-bumbui seperti layaknya sinetron picisan yang muncul setiap malam, atau bagaikan layar tancap yang doyan ditonton tokoh utama kita. Untuk menambah intensitas cerita, maka digunakan sudut pandang orang pertama.

Seperti hari-hari biasa, aku (baca:Belmond) pergi ke kampus guna menuntut ilmu. Tak cukup penat hariku tanpa pelajaran tercinta dan teman-teman yang menyayangiku. Ada sensei disini, ada sensei disana, menciptakan suasana jepang dimana-mana (!Tempo dan nada dialihbahasakan dari Glade). Dengan semangat ’83, aku pergi ke kampus.

Setibanya dikampus, waktu masih mengijinkanku agar tidak terlambat, memberi kesempatan untuk ke wc seperti biasa, menebar pesona seperti biasa, atau sekedar melihat bagaimana reaksi teman-teman saat aku tiba. Sungguh sempurna hari-hari ku. B*yu senantiasa hadir untuk mempersilahkan (baca:mengusir) ku keluar dari kelasnya, juga ada I**n yang memperhatikan ku dengan pandang mesra (baca:acuh). Benar-benar indah. Tetapi apa yang akan terjadi berikut benar-benar berbeda.

Saat pulang dari kampus, tepatnya sekitar pukup 5.30 sore waktu setempat, setelah menerima sejumlah uang yang nantinya akan kugunakan untuk mentraktir teman-temanku, aku bergegas menuju pelataran parkir. Disana, tepat sebelum pulang, beberapa teman-temanku tiba-tiba berfirasat buruk dan memberi peringatan. Alangkah baiknya mereka, sungguh perhatian terhadapku.

Kata R*****d saudaraku, “Ati-ati lo mon, kalo lo ga pengen mati, anter bayu pulang..hehehe”.

Kata H***y ciciku, “Kalo lo ga anter bayu pulang, ga selamat lo…”.

Kata A*i sahabatku, “Ati-ati mon, tar ditengah jalan tau-tau ada yang pegang lo dari samping loh…”.

Sungguh tenang hati ku dikelilingi teman-teman baikku. Aku hanya bisa tersenyum, hatiku terenyuh.

Dengan pesan-pesan temanku, aku bergegas pulang, sendiri, tanpa si dia yang namanya disebut-sebut tadi. Ditengah jalan, entah firasat teman-temanku itu menjadi kenyataan atau tidak, sekonyong-konyong dari samping belakang ku, sepeda motor Honda Astrea Star berplat nomor AB3536** mendekatiku dengan kecepatan tinggi. 2 orang kulihat berada di atas motor itu. Shikkari kubanting stang motorku ke kiri, mereka pun ikut mengejar ke kiri. Salah satu dari mereka berkata “Hayo lo mon, hayo lo mon…”. Tanpa panik, kalo kata orang jepun “awatenai”, aku berusaha membuat jarak. Halangan datang silih berganti. Mobil di depan, mobil di kanan, motor di kiri, cewek cantik di mobil belakang…ups…(40 karakter terakhir adalah fiksi). Mereka mendekat, berkali-kali mengancam posisiku. Kudengar tawa mereka begitu ganas, seolah-olah hendak melucutiku. Sekali lagi ku bermanuver ke kiri dan ke kanan. Fiuh…, tampaknya aku berhasil menghindari mereka. Ikinari, totsuzen kalo kata sensei, sutto kedua orang beserta motor itu kembali mendekat. Kuarahkan motor ku ke kanan untuk menghindar, Celaka, ada motor di kananku, terpaksa aku bertahan lurus menghadapi lubang (baca:aspal ga rata di tengah jalan satu arah menuju pertigaan tanjung duren dan slipi jaya) di depan. Gubraks! Lubang pun tak bisa kuhindari lagi. Sayangnya nasib baik besertaku, aku bertahan. Aku berhasil bertahan. Berkat itu aku berhasil kabur menjauh, menghindar, lepas dari kejaran. Hal terakhir yang kudengar hanya suara-suara aneh (baca:ketawa ngakak ga kuat liat belmond pas lewatin lubang, kocak abis) dari mereka. Kubunyikan klakson tanda kemenangan. Sekilas kulihat tangan mereka mengayun-ayun diudara (baca:melambai-lambai karena beda jalan). Hilang sudah mereka dari pandangan.

Benar-benar hari yang seru, tegang dan mendebarkan. Layaknya petualangan di hutan rimba, lautan lepas, ataupun gunung tinggi. Thanx to my fellow friend, I’m safely returned home.

Owari + tsutzuku?

*PERHATIAN:Tidak ada satu belmond pun yang disakiti atau dicederai dalam cerita ini, maupun ada motor yang dihancurkan dalam cerita ini, menjadikannya satu-satunya hal yang disayangkan dalam cerita ini.


Responses

  1. lapor di, tadi belmon dah mulai ngelawan…

  2. aikawarazu.. a biuuutifoooly written grande piece!! on koooree!!

    tak disangka belmond (baca: adi) mangkin puitis. mungkin karena tambah うぬぼれる, jd tambah suka 自画自賛 kale yah (gw sampe rela2in keluar dari kamar, korek tas, buka bk kanji n goi utk nyari kotoba ini lho)

    di, bagus, bikin lagi dunks. loe bakat nulis lho. karakterisasi belmond itu lho.. muantapp! tepat! 的中! ^^

  3. 一つ言葉だけ伝えたい「素晴らしい」正に作家になるという才能があるよ。


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: