Posted by: iwanbudi | July 28, 2008

Tsuru no Ongaeshi

 Saudara pernah dengar cerita tentang ‘tsuru no Ongaeshi’ atau ‘Balas budi burung Bangau’? Cerita ini menceritakan sebuah balas budi seekor burung bangau (gak jelas sebenernya ini osu(jantan) atau mesu(betina)) yang membalas budi seorang pemuda yang menyelamatkannya dari jebakan pemburu. Lalu bangau ini menyamar menjadi perempuan yang merawat pemuda tersebut.Suatu saat pemuda tersebut kesulitan dalam bidang keuangan, si Bangau pun gak perlu belajar akuntansi, udah tahu jelas kalo si cowok ini udah akaji(mendekati bangkrut).Lalu bangau tersebut cabutin bulunya sendiri dan merajutnya, dia suruh cowok jual itu rajutan dan sedikit demi sedikit keadaan ekonomi pemuda itu membaik. Namun si cewek(bangau) tersebut makin kurus. Si cowok kontan bingung, ini cewek ga ikut fitnes ato lari pagi,di kamar terus tapi ko bukannya menggemuk tapi mengurus… akhirnya si cowok ngintip cewek pada waktu kerja. Bangau lihat si cowok langsung kaget… buka jendela(ini ga ada di cerita) terus langsung ancang2 gigi 1 untuk terbang. Si cowok pun ga bisa mencegah dan akhirnya ditinggal tuh ama bangau…

 Ok hapus air matanya saudara2 ^^. Nah ini cerita berasal dari negeri Jepang, mungkin dari cerita inilah para anak2 jepang yang masih kecil2 dan lutu2 itu diajarkan untuk selalu membalas budi. Sekarang ini kalau kita lihat kebiasaan orang Jepang. Pada waktu kita kasih sesuatu maka kita harus balikin dalam harga yang setimpal. Saya ada pengalamannya nih. Waktu sensei saya mau pindahan apartemen, saya dan beberapa temen saya bantuin dalam pindahin barang2nya. Alhasil setelah selesai pindahan kita semua diberi cendera mata (saya dikasih kain). Nah ini rupanya budaya orang Jepang. Salut juga saya melihatnya ^^.

 Tetapi saudara2, saya terkadang berpikir juga sebetulnya hal ini baik juga atau tidak ya… Ajaran yang saya terima itu begini, kalau saya diberi perbuatan baik saya musti membalasnya dengan berbuat baik pada sesama. Contoh sepele nih, waktu itu Saya maen game online. Karena masih cupu tentu bisanya mengemis minta uang ^^, nah waktu itu ada yang kasihan sama saya terus kasih uang(untuk saya yang masih copo tentu saja itu uang yang mayan). Nah terus saya bilang ke dia, “thanks kk, tar pasti saya balikin”. Nah abis itu saya dikasih tahu “Ga perlu, nanti kalo u udah level gede dan liat ada pemula yang kesulitan tolong perlakuin hal yang sama”. Wahhh betapa luhurnya orang ini, kayak pendekar harum aja. Sejak itu saya mulai berlaku hal yang sama seperti penolong saya dalam game. Saudara2, seandainya saya memberi balas budi saya pada orang itu… maka uang tersebut saya anggap sebagai hutang. Kalo hutang ya mesti dikembaliin. Tapi dalam hal ini orang itu bener2 tulus menolong saya, jadi di sini saya anggap itu sebagai berkat, kalau itu berkat harus saya salurkan kepada orang lain… begitulah pemikiran saya.

 Sebenernya saudara2, balas budi tuh mirip dengan balas dendam. Kalau kita balaskan pada orang itu, perkara langsung selesai. Begitu juga dengan balas budi. Misalnya saya udah menerima budi, saya balaskan ke onjin(orang yang memberi bantuan/budi) maka selanjutnya misalnya saya melihat orang yang kesulitan maka saya tidak akan mengingat budi yang telah saya terima, soalnya udah saya kembalikan🙂

 Saya di sini bukan bermaksud menjelekkan kebudayaan membalas budi. Namun saya ingin berkomentar sedikit saja. Kita mungkin bisa membalas dalam berupa barang/jasa namun apakah kita bisa membalas ketulusan orang itu? Saya yakin waktu kita membalas budi lebih mirip dengan ‘beban’ kan daripada ‘ketulusan’, kalo ga salah istilahnya di sana kokorogurushii. Saya ingin kita berbuat kebaikan bukan karena beban tapi karena ketulusan. Saya berbuat baik kepada Anda bukan karena Anda telah berbuat baik pada saya, tapi karena saya tulus. Itulah yang ingin saya sampaikan pada pembicaraan kali ini.

 Saya di sini bukan orang yang hebat! Saya juga bukan panutan yang baik, beberapa teman saya pasti tahu hal itu ^^. Cuma saya ingin kasih tahu beberapa point penting yang terkadang kita lupakan di keseharian kita. Saya lihat di cerita atas, pada akhirnya ada kemungkinan si cowok menderita karena si cewek(bangau) meninggalkan dia. Si cowok mungkin malah dibuat down. Kalau begitu, apakah ini masih bisa dibilang sebagai ongaeshi(balas budi)?Pertanyaan ini tidak perlu saya jawab.Bisa saudara2 pikirkan sendiri🙂

 Thanks atas waktunya karena telah membaca pembicaraan saya yang membosankan ini heheheh ^^. Salam Baltan  Uhohohohohoho     V(0.o)V

(Bagi yang bingung sapa tu Baltan dapat lihat di sini -> http://en.wikipedia.org/wiki/Baltan)


Responses

  1. Banyak sekali versi dari tsuru no ongaeshi, salah satu sumber yang saya pake adalah ini:
    http://wabei4.tripod.com/xlation/quilt/crane.htm
    Ada juga yang ceritain laki2nya jahat dsb tapi itu gak saya pake dalam pembicaraan kali ini >.<

    Penasaran jg, kalo gw jadi cowoknya mungkin itu bangao ga bisa terbang karena hamil kali ye ^^.
    Kalo gitu kan medetashi medetashi😀 Bener2 happy ending. Sekali2 gw mau tulis tsuru no ongaeshi versi Iwan🙂 ^^…. jadi waku2 ^^

  2. kek film Pay It Forward

  3. Gak tahu sih tentang film itu >.<

  4. berbuat baik ke orang, kalo mo balas budi bales ke 3 orang lg. gt ceritanya. bagus. recommended. link diatas itu

  5. “Saya lihat di cerita atas, pada akhirnya ada kemungkinan si cowok menderita karena si cewek(bangau) meninggalkan dia. Si cowok mungkin malah dibuat down. Kalau begitu, apakah ini masih bisa dibilang sebagai ongaeshi(balas budi)?Pertanyaan ini tidak perlu saya jawab.Bisa saudara2 pikirkan sendiri :)”

    itulah wan, dimana mana pembalasan harus lebih KEJAM! mau balas dendam kek mau balas budi kek, ga peduli!!! darah itu MERAH jendral!!! huahahahaha…. seret!!!

    inilah yang harus kita pegang sebagai pendekar hina(ga pake kelana).

  6. Wakakakaka ^^. Gw curiga si cowok sudah tabung benih ke itu bangau ^^.
    Sapa tahu… ternyata cerita burung bangau begitu kelam hohohohoh……

    Yoshhh pendekar hina wokokokoko

  7. apa pulak ni…..LOL


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: