Posted by: idJoe™ | April 28, 2009

Les Trois Mousquetaires: L’histoire d’une lutte pour la vie. (Part deux)

Kala itu tahun pertama pertama Kaisar Kelabu. Negeri Antah Berantah sedang dilanda kekacauan. Pemerintahan Kaisar terdahulu, yakni Kaisar Kuning yang mangkat lima bulan sebelumnya, yang penuh dengan kedamaian dan kemakmuran seolah-olah tidak pernah terjadi. Dengan tiba-tiba rakyat mengalami kekurangan pangan, sandang, dan papan. Perang saudara berkecamuk, perebutan wilayah terjadi di seluruh negeri.

Di tengah-tengah situasi seperti ini, muncullah beberapa pejuang yang dengan tekad dan upaya tak kunjung padam untuk terus mempertahankan keberadaan mereka di Antah Berantah, negeri yang asing bagi mereka yang datang dari tanah selatan.  Don Quijote, yang bergelar resmi El ingenioso hidalgo Don Quijote de la Mancha, dan pembantu setianya, Sancho Panza pergi untuk menaklukkan wilayah tengah, yang dikuasai oleh para raksasa. Mereka datang, dan menaklukkan wilayah itu, dan menamainya Hamamatsu. Kala itu awal bulan ke-5 sejak kedatangan mereka ke negeri yang dilanda kekacauan ini.

Sementara itu D’Artagnan — yang setelah meninggalkan Athos, Porthos, dan Aramis — pergi ke arah Barat, dan menaklukkan Istana Osaka. Peristiwa ini terjadi satu bulan setelah Don Quijote dan Sancho Panza menaklukkan wilayah tengah. Kala itu bulan ke-10 sejak tibanya D’Artagnan di Antah Berantah.

Kisah perjalanan The Three Musketeers, sebagaimana dicatat dalam Kitab Sejarah Sukashibe, penuh dengan intrik dan perjuangan yang alot. Di antara ketiga tokoh ini, Aramis-lah yang harus berjuang mati-matian mempertahankan keberadaannya di negeri Antah Berantah. Tidak lama setelah Athos dan Porthos memperoleh upah atas perjuangan mereka merebut wilayah yang dikuasai oleh Tirani setempat, Aramis pun memperoleh wilayah yang berada di Jembatan Timur. Penduduk setempat menamakan wilayah itu Honjo Azumabashi. Akan tetapi, kekuasaan Aramis tidak menancap kuat di sana. Rakyat di wilayah itu, bersama dengan sang Tiran melakukan gerakan bawah tanah untuk mengusir Aramis dari wilayah mereka. Aramis sadar akan hal itu, tetapi karena sudah tidak ada tenaga untuk melawan lagi, terpaksalah ia mundur teratur. Aramis kehilangan wilayah kekuasaannya dalam waktu singkat….. dan juga untuk waktu yang singkat.

Tidak lama setelah Aramis meninggalkan wilayah yang memberontak terhadap dia, tuan tanah di wilayah Sungai Edo mengundang dia untuk datang, dan menjadikan Aramis jendral dari pasukan militernya. Hal yang cukup mengejutkan, tuan tanah itu bekerja sama dengan pembesar yang datang dari negeri jauh, di mana sebuah menara, yang dibangun dengan meniru konstruksi tulang paha manusia, berdiri kokoh selama lebih dari seratus tahun. Aramis kini bisa merasa aman, dan eksistensinya di negeri Antah Berantah ini bisa dipertahankan. 

Athos, yang memperoleh posisi di wilayah Sungai nan deras, mulai mengalami bencana banjir yang meresahkan. Tanah di wilayah sungai ini meskipun subur, sering mengalami gagal panen karena bencana banjir yang kadang tak terelakkan. Athos pun mulai mengarahkan pandangannya ke utara, untuk mencari Aurora…..

Kitab Sejarah Sukashibe ini akan terus mencatat kisah perjuangan para pahlawan dari tanah selatan di Negeri Antah Berantah. Kitab Negara Kertagama, Kitab Undang-undang Hukum Pidana, Kitab Undang-undang Hukum Perdata, ataupun kitab-kitab sejarah atau kitab apa pun yang tidak ada hubungannya belum pernah melakukan hal yang sama.

Sekian catatan saya.
Sejarawan Sam Po Kong (dibantu oleh Shampoo Pantene)


Responses

  1. selamat ya wil….thank god udah safe jg akhirnya.
    btw jo, si ria jadi apa dunk?
    kalo iwan sampe liat foto si sancho, ngambek loh wan😛

  2. Hm… belom nemu tokoh yang ceritanya cocok dng si Ria. Nanti dipikirkan dulu. Kalau disambungin dng Mu Lan cocok ga ya? hohoho

  3. yoi keren2
    ahahha
    mulan yah.. boleh2..
    tp yg versi ndutan WAKAKKAKAKAK

  4. gak ngerti…😦

  5. Kamus Singkat:

    Don Quijote – adidotz
    Sancho Panza – iwanbudi
    D’Artagnan – choidebu
    Athos – idjoe
    Porthos – redliong13
    Aramis – shunchan
    Mu Lan – rialam

    Untuk mengerti latar belakang pemilihan julukan di atas, silakan research mengenai tokoh-tokoh yang disebut. Satu alasan utama adalah: Siapa kumpul dengan siapa… hehehe

    Negeri Antah Berantah – You Know Where
    Kaisar Kelabu / Kuning – You Know What
    Sungai Edo – Edogawa
    Sungai Deras – Arakawa
    Tanah Selatan – Where We Belong

    Baca bagian pertama untuk menghayati epik perjuangan para pejuang dari Tanah Selatan yang tak kenal lelah ini.

  6. gue kenalnya sama atheros, ralink, zydas doank nih…

    :hammer:

  7. Tau Gackt ga?

    Menurut kalian dia gimana?

  8. Gackt tau. dia bentar lagi mau dibikinin nendoroid nya. hehehe….g sih ga suka. secara g cowo. kalo mau di pacarin sih susah. hehehe. lagu juga ga bener2 tau dan ga tertarik sementara ini. hehehe


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: