Posted by: shunchan | May 12, 2009

hari-hari kelayapan di kansai

Ini sebenarnya gua ketik udah dari bulan kemarin, tp baru sekarang selesai haha.

Kan minggu kemaren gw ke kansai buat interview sekalian jalan2, trus nginep di tempatnya mas bromo yg baek hati. Oh ya, gua pergi naek shinkansen, tepatnya yang kodama. Buat yg nggak tau, kodama itu tipe shinkansen yg paling lambat diantara 3 jenis tokaido/sanyo shinkansen yang ada (bayangkan, dgn nozomi tokyo-osaka itu 2.5 jam, dgn kodama itu bisa 4 jam), dan berenti di tiap stasiun sampe stasiun2 gak jelas macam maibara, gifu, dll sampe gua pikir anjrit gua naek shinkansen apa densha biasa ini? Nah tapi harga kodama (kalo ngambil paket puratto kodama), harganya lebih murah bisa sampe 4000yen dibanding yang biasa. Trus dapet shiteiseki dan minuman 1 kaleng (boleh pilih). Lumayanlah.

click “read more” buat lanjutannya…

Gua naik yang jam 7.30 an dari Shinagawa, ampe di tempat evan udah jam 12an.


Redcliff dan larangan minum alkohol

Jumat
Nah Jumat paginya gua naik densha dari tempat evan ke kyoto.

Syalan ternyata kintetsu sen yang gua naikin itu cuma ada 15 menit sekali. Trus perjalanan ke kyoto itu makan wkt 1 jam kurang lebih (dari kawachihanazono tpt evan). Soal mensetsunya sendiri saya tak akan critain haha. Pokoknya pulang dari kyoto (kali ini gak naik kintetsu lagi tp naik keihan sen ke yodoyabashi) karna mensetsu gw berikutnya masih 2 jam lagi, akhirnya gw putusin mengunjungi Takoyaki Museum.

Takoyaki Museum
Lokasi: Universal City eki di jalur Yumesaki line (kalo naik JR Loop Line, norikae di Nishi Kujou)
Begitu turun dari eki, jalan dikit, pasti kelihatan. Pokoknya sblm toko yang jual popcorn aneh2 dekat depan gerbang universal studio.
Biaya masuk: Gratis

Takoyaki (たこ焼き) adalah makanan asal daerah Kansai di Jepang, berbentuk bola-bola kecil dengan diameter 3-5 cm yang dibuat dari adonan tepung (dan telur) dan diisi potongan gurita di dalamnya. Nah menurut Pak Wiki, takoyaki berasal dari gorengan tepung terigu dengan isi konyaku yang dinamakan choboyaki. Choboyaki kemudian berkembang menjadi rajioyaki yang isinya urat sapi atau bagian daging yang murah. Pada tahun 1933 (sumber lain menyebutkan 1935), ada seorang tamu dari Akashi mengunjungi warung rajioyaki di Osaka yang merknya “Aizuya” trus ngomong “eh kami pake daging gurita lho di Akashi”. Nah itulah yang menginspirasi si tukang radio eh.. rajioyaki ini bikin takoyaki yang ada sekarang ini.

Nah di Takoyaki Museum ini, ada beberapa warung takoyaki yang konon katanya diambil dari 5 toko takoyaki paling terkenal di osaka. Trus selain itu ada pameran alat2 bikin takoyaki, antik2nya, dan ada 1 toko yg jual segala jenis yg berhubungan dgn takoyaki dari gantungan kunci takoyaki sampe bumbu kare rasa takoyaki.

Gua coba makan di salah satu warung yang paling banyak orangnya. Oh ya semua pemesanan dgn sistem jidou hanbai kayak kalo makan di nakau atau yoshinoya gitu. Gua beli yang rasa futsu, 6 biji harganya 350 yen kalo ndak salah. Rasanya sih yah… biasa2 aja.. cuma habis itu gua kekenyangan dan males coba yang lain lagi.

Oh ya, Aizuya, si restoran pioneer takoyaki tadi itu, juga ada cabangnya di sini loh. Cuma sepi koq ya?

Nah abis itu gua lanjutkan dengan mensetsu di honmachi. Nah habis itu kan masih siang (jam 3an), gua lanjutkan ke Kaiyukan.

Kaiyukan
Lokasi: Naik Chuo line trus turun di Osaka-kou eki. Abis keluar dari eki jalan ke arah ferris wheel.
Admisi: 2000 yen (adult), 900 yen (pelajar), 400 yen (anak2)

Konon katanya Kaiyukan adalah salah satu suizokukan terbesar di dunia. Di dalamnya terdapat 15 aquarium yang total diisi 11000 ton air, dan dihuni oleh 580 spesies dan 30000 ekor makhluk dari sekitar lautan pasifik, dari ubur-ubur sampe hiu raksasanya yang disebut2 sebagai ikan terbesar di dunia.

Begitu masuk, kita akan dibawa naik eskalator ke lantai 9, dan mulai berjalan memutari gedung itu sampai ke bawah. Nah di tiap lantai itu ikan2nya beda2 dan cukup menarik. Ada pinguin kutub utara dan ikan2 aneh yg belum pernah gw liat. Yg pasti lebih menarik dari suizokukan yang pernah gua datangi selama ini, walaupun tiket masuknya agak sedikit kemahalan ihiks. Tp worthed sih, cuma gua ga tertarik untuk kesana kedua kalinya.
Di seberang kaiyukan ada suntory museum yang katanya ada imax di dalam. Tp gua ga tertarik ke sana haha. Kaiyukan ini letaknya di tepi pantai, tp pantainya juga ga bagus2 amat, kalah jauh dari Minato Mirai dan Odaiba.

Dotonbori
Lokasi: Namba eki, bisa naik line apa aja yang terminate disitu. Kalo naik Midosuji line, keluar lewat pintu 14.
Admisi: –

Dotonbori itu katanya simbol dari daerah selatannya Osaka (Minami Osaka) dan surga untuk para wisatawan kuliner. Mereka punya semboyan kuidaore(食い倒れ) yang secara harafiah berarti makan ampe lo teler (eat till you drop). Sejarah Dotonbori dimulai pada taon 1612 dimana ada saudagar yang namanya Doton Yasui yang merencanakan bikin kanal buat menghubungkan 2 aliran sungai yohori. Tapi dianya meninggal dalam pertempuran di Osaka dan kerjaannya dilanjutin sama sepupunya. Nah abis itu penguasa baru Osaka memberi nama kanal itu berdasarkan nama si saudagar itu.

Tempat ini benar2 rame… sepanjang sungai ada klub2, restoran2, dan karaoke-an. Trus yang menarik dari tempat ini adalah bilboard neon glico dan patung2 aneh yang jadi simbol restorannya. Gua cuma kesana bentar karna udah malem, jadi ga sempat nyobain apa2 sayangnya. Mungkin laen kali deh, sekaligus ngunjungi America-mura dan Den Den Town dekat situ.


Malamnya makan sushi 100yen lagi sama evan hehehe.

Sabtu
Hari ini ke kyoto lagi buat jalan2. Evan masuk sabtu, jadi gua kelayapan sendiri lagi. Yah critanya gua napak tilas perjalanan kemaren lagi, naik kintetsu, norikae di yamato saidaiji. Krn sedikit salah perhitungan, gua tiba di kyoto udah siang.

Sampai di kyoto, gua beli tiket bus norihoudai seperti yang disarankan di artikel2 kyoto travel. Harganya cuma 500 yen dan udah bisa dipake buat kebanyakan bus (ga semua sih), dan katanya kalo mo enak disuruh beli yg 1200 yen udah sama norihoudai chikatetsu, tp gua ga merasa perlu. Nah kalo beli tiket norihoudai kan dikasih peta dan jadwal bis, jangan lupa minta eigo versionnya yah ;p

Kyoto itu benar2 kota yang bagus (dilihat dari segi ketradisionalannya). Kyoto sempat menjadi ibukota Jepang dari tahun 794 sampai jaman restorasi Meiji di tahun 1868. Mungkin sebab itu di tempat ini masih banyak istana2, jinja2 dan tera2 yang dulunya dibangun untuk raja dan biksu2. Kyoto adalah salah satu kota di jepang yang dilepaskan dari target pemboman oleh sekutu pada masa perang dunia kedua (dengan alasan banyaknya peninggalan bersejarah itu) dan oleh karenanya masih banyak bangunan kuno yang bisa kita lihat.
Kyoto dibangun pada tahun 794 dengan menggunakan kota Xian (di China) sebagai model. Jalan2 di Kyoto sebagian besar dibagi2 dari ichijo-doori(一条通) sampai jujo-dori(十条通).

———————
Nijo jo (Nijo castle)
Lokasi: Nijojo mae eki di tozai line. Bus: 9, 12, 50, atau 101 berenti di Nijojo-mae.
Admisi: 600 yen (dewasa), 350 (pelajar), anak2 (200 yen)

Nijojo mulai dibangun tahun 1601 atas perintah Tokugawa Ieyasu. Kemudian Nijojo dijadikan tempat tinggal para Shogun di tokugawa. Di dalam Nijojo ada 2 bangunan istana, satunya Ninomaru Goten satunya lagi Honmaru Goten.

Waktu pertama gw masuk, gw pikir ini lagi2 castle2 membosankan kayak Osaka jo ato Imperial Palace. Ehehe ternyata gua salah. Tempat ini cukup menarik lho. Salah satunya kita bisa jalan2 di dalam istananya sendiri, walaupun didalam tidak boleh difoto. Jadi kita bisa melihat sendiri struktur istananya. Di belakang istana ada taman buagus banget. Tp sayang gua ga bisa lama2 disini.

——————
Keluar dari castle gua celingak celinguk cari tempat buat lunch. Ketemu restoran Indonesia sih, yg masak asli org Indo, tp seperti biasa muahal. Nasi goreng 900 yen.

———————
Kinkakuji
Lokasi: bus 12, 59, 101, 204, 205 turun di Kinkaku-ji-machi. Bus 50 turun Kinkaku-ji-mae (lbh dekat).
Admisi: 400 yen (dewasa), 300 yen (anak2)

Kinkaku ji nama aslinya adalah Rokuon-ji. Disebut2 sebagai nirwana Buddha versi bumi, tempat ini dibangun pada tahun 1397 sebagai kediaman Ashikaga Yoshimitsu (1358-1408) sewaktu dia pensiun sebagai shogun. Setelah dia meninggal, tempat ini dijadikan kuil zen.
Sayangnya pada tanggal 2 Juli 1950, Kinkakuji dibakar oleh seorang biksu yang sakit jiwa dan berusaha bunuh diri. Akibatnya kuil yg berumur hampir 550 tahun ini musnah jadi abu. Bangunan yang kita lihat sekarang ini adalah hasil pembangunan ulang pada tahun 1955.
Danau kecil yg mengelilingi bangunan ini namanya Kyouko-chi (mirror pond) dan ada banyak bebatuan yg melambangkan cerita2 Buddha. Kinkakuji juga terkenal sebagai setting dalam novel Yukio Mishima yang berjudul The Temple of Golden Pavilion.

Gua ke sini habis makan. Bagus sih, dan fotogenik pula tempatnya. Cuma kecil, dan ga terlalu worthed, krn yg menarik dari tempat ini cuma kuil bersepuh emas yang hanya bisa dipandang dari radius 100 meter itu. Gua disini ga sampai satu jam.

———–
Kyoto Handicraft Center
Lokasi: Bus 206 turun di Kumano Jinja-mae
Admisi: Gratis

Habis ini gua berencana ke Gion kemudian ke Kiyomizu Dera. Tapi sialnya gua agak nyasar waktu mau norikae bis (gua ga ketemu halte buat norikae satunya lagi, tp ga sampe salah naek bis koq). Tp gua malah ketemu Kyoto Handicraft Center dan disitu ada Kyoto Tourism Information Center dimana gua nanya2 jalan dan ngambil peta Kyoto (gratis dan dalam bahasa Inggris pula)

Keterangan lebih lanjut bisa liat sendiri di websitenya. http://www.kyotohandicraftcenter.com/index.html

Disini tempat buat beli cinderamata. Tp gua cuma sempat numpang buang hajat disini (too much information gak hahaha) trus ngelanjutin perjalanan.

——————–
Kiyomizu dera (Pure Water Temple)
Lokasi: Bus 207 turun di Kiyomizu-michi, 100 atau 206 turun di Gojozaka
Admisi: 300 yen

Kuil yg nama lengkapnya Otowa-san Kiyomizu-dera ini dibangun pada tahun 778 oleh sekte Hosso yang merupakan salah satu sekte Buddhist tertua di Jepang. Pada tahun 1994 kuil ini dijadikan sebagai salah satu situs warisan dunia (world heritage sites) oleh UNESCO. Kiyomizudera dibangun diatas bukit, jadi pemandangan kota kyoto bisa dilihat dari beranda kuil. Di bawah teras ada mata air yang konon bisa memberikan kasiat panjang umur. Di belakang kuil Kiyomizu ada kuil Jishu yang dibangun untuk memuja dewa cinta. Katanya kalo berhasil berjalan dari satu batu ke batu lain di depan kuil dengan mata tertutup, kamu akan menemukan cinta sejatimu.

Tempat terakhir yang gw singgahi pada perjalanan kali ini di Kyoto. Buat masuk ke kuil ini ada jalan tanjakan yg rame banget, di kiri kanan banyak toko gitu. Trus pemandangan dari teras kuil benaran bagus dan refreshing. Sayang gua ga sempat ngantri buat minum healing waternya. Yah kapan2 deh, kali ini gua cuma keliling2 kuilnya. Di belakang ada banyak shrine lengkap dengan tempat buat ngabulin permintaan.

Abis dari sini gua mesti ngejar kereta balik ke osaka karena udah jam 5 lewat. Gua nyampe tempat Evan udah hampir jam 6 lewat, packing, makan di Umeda bareng Evan dan Markus di ramen Ippudo. Enak lho😀 Abis itu gua naik bis jam 10 balik ke Tokyo. Makasih ya Van, Kus.😀
Foto2 yg lain bakal gua upload ke fb.


Responses

  1. gile wil, kelayapan lo high level nih, g malah belum kelayapan jauh2 sama iwan. hemat mulu d sehari2. hehehe…..

    tar kalo g sama iwan kelayapan g foto2 d. hehehe….tar soal cerita golden week juga g tulis d

  2. Ayo di, wan… kalian berdua belum kelayapan ke mana-mana kan? Lain kali kalau ada liburan yang agak panjang bikin perjalanan nekad lagi ah… gw pingin melakukan perjalanan dengan kereta dan berhenti di stasiun2 kecil.

    berikut link yang berisi foto2 eki di seputar negeri Antah Berantah ini:
    http://stationworld.web.fc2.com/index.html#jp

    • g udah ada rencana sih, mau ke kaki gunung fuji. tapi blm tau kapan. sementara sih diarahkan ke arah nagoya sana. kata temen g juga 1 jam dari sini. blm tau kapan, tapi akan😀

  3. dia ke kyoto sehari dibandingin g ama ria ke kyoto 2 hari masih menang dia keliling2nya.

    swt.🙂

    • iyaaa, kita 50% nyasar seh, wkwk

    • iya, kita 50% nyasar sih, wkwk

    • iya, kita 50% nyasari sih, wkwk

    • iya, kita 50% nyasar, wkwk

      • ri, maaf, ternyata punya lo masuk ke spam. g abis ganti settingan admin. semoga tidak ada oknum yang ter-block lagi. tapi g bgg, kok lo sbg author bisa ke spam ya? lo sering nge spam?😛

    • lu sih ngejekin gw wkt bikin itinerary. /swt tp thx buat pinjeman komputernya malem itu😀

  4. huaah gile, rajin nyatetnya -.-;
    gw tambah2in tp cuman nama tempat n sekedar komentar pendek aja deh yah ^^
    di post di tempat terpisah..

    gw mo ke kaiyukan & nijojo laen kali.

    • kaiyukan sama nijojo apaan tuh ri?

      • Dua2nya ada di post ini, di.
        Coba Ctrl-F deh.

  5. Fotomu ndiri mana? Ini keterangannya ambil dari Om Google ya? Atau catat ndiri?

    Ngmg2, waktu liat thumbnailnya Takoyaki Museum, gua kirain itu gambar Lisa Simpson lho (The Simpsons XD)

  6. @adi: sial, ternyata gt toh.. tp gk sengaja emang jd ngespam, wkwk. sial, padahal gw salah satu founder sukashibe.. masih inget gk who made the first post?!?!? ;p


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: